Haul ke-80 Habib Basirih, Yamin Tekankan Pentingnya Meneladani Ulama

Wali Kota Banjarmasin saat mengikuti Haul ke-80 Habib Basirih, di Kubah Habib Hamid Bahasyim, Sabtu (31/10). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ribuan jamaah menghadiri peringatan Haul ke-80 Habib Hamid bin Abbas Bahasyim atau yang lebih dikenal dengan Habib Basirih, di Kubah Habib Hamid Bahasyim, kawasan Basirih, Kota Banjarmasin, Sabtu (31/10).

Peringatan haul berlangsung khidmat dengan dihadiri Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Wakil Wali Kota Hj. Ananda, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin.

Turut hadir para alim ulama, tokoh agama, keluarga besar Habib Basirih, dan masyarakat dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada keluarga besar Habib Basirih, para alim ulama, panitia penyelenggara, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, tradisi haul yang telah berlangsung selama delapan dekade ini menjadi bukti kuatnya kecintaan dan penghormatan masyarakat terhadap ulama dan wali Allah.

“Sosok Habib Basirih juga menjadi bagian penting dari khazanah sejarah dan spiritualitas masyarakat Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Habib Hamid bin Abbas Bahasyim dikenal sebagai salah satu ulama yang memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Banjar. Semasa hidupnya, beliau aktif berdakwah dan menyebarkan ajaran Islam.

Hingga kini, nama Habib Basirih tetap dikenang masyarakat. Makam beliau pun menjadi salah satu tujuan ziarah religi yang banyak dikunjungi jamaah.

Wali Kota mengajak masyarakat agar peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang sosok Habib Basirih, tetapi juga kesempatan untuk meneladani nilai-nilai keislaman yang diwariskannya, seperti ketulusan, kerendahan hati, serta kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Ia berharap tradisi haul terus dilestarikan sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menjaga persaudaraan dan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

(Prokom-bjm)