JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Meningkatnya kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan, membuat perkuliahan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali dilakukan secara hybrid learning.
Hal itu dijelaskan Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Aminuddin Prahatama Putra, yang sebelumnya sempat merencanakan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) secara penuh.
“Telah kita sampaikan ini, bahwa perkuliahan di ULM sepenuhnya diserahkan ke masing-masing fakultas. Bisa saja dilaksanakan full daring, kombinasi daring dan luring, atau tatap muka sepenuhnya,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (08/02/2022).
Selain itu, jika dilakukan PTM, pihaknya juga menekankan kepada fakultas untuk memperketat protokol kesehatan (prokes).
“Kami sudah meminta pimpinan fakultas agar prokes benar-benar diimplementasikan dengan baik,” tambahnya.
Lanjut Prof Aminuddin, pihaknya juga mengintruksikan apabila ditemukan kasus Covid-19, harus segera berkoordinasi dan menghentikan sementara PTM.
“Jika terjadi itu, maka dihentikan, kemudian dilakukan tracking, baru setelah itu sterilisasi. Minimal empat sampai lima hari, baru dimulai kembali,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan, perkuliahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik telah diberlakukan PTM terbatas, yakni 50% diikuti mahasiswa secara daring dan sisanya luring.
Untuk diketahui, hybrid learning merupakan metode pembelajaran yang menggabungkan antara perkuliahan daring dengan PTM, Sehingga dalam pelaksanaannya, ada kalanya mahasiswa dan dosen bertatap muka langsung, dan ada kalanya melakukan perkuliahan jarak jauh.
Reporter : Ihsan
Editor : Ahmad MT














