Barito Kuala Baru Capai 31 Persen Target MBG, 54 Dapur Masih Dibutuhkan

Salah satu dapur MBG yang segera beroprasi. (Foto : Alibana)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Barito Kuala terus menunjukkan perkembangan. Hingga pekan ini, sebanyak 12 dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi, dan dalam waktu dekat akan bertambah tiga titik baru.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Barito Kuala, Akhmad Jarkani, menyampaikan tambahan tersebut terdiri atas dua dapur kategori aglomerasi dan satu dapur terpencil. Dengan demikian, total dapur MBG yang aktif akan mencapai 15 titik.

“Yang berjalan per minggu ini ada 12 dapur umum yang sudah operasional. Dalam waktu dekat akan bertambah dua SPPG aglomerasi dan satu SPPG terpencil, sehingga total menjadi 15,” ujar Jarkani, Senin (9/6).

Meski mengalami peningkatan, capaian tersebut baru mencapai 31,38 persen dari target layanan MBG di Kabupaten Barito Kuala.

Untuk menjangkau seluruh penerima manfaat, daerah ini masih membutuhkan total 69 dapur MBG, yang terdiri atas 36 SPPG kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) atau terpencil serta 33 dapur umum/aglomersi.

Jarkani merinci sejumlah dapur yang baru beroperasi maupun segera aktif, yakni:

* SPPG Handil Bakti 3, Kecamatan Alalak
* SPPG Anjir Serapat Muara, Kecamatan Anjir Muara (mulai beroperasi Senin, 9 Juni)
* SPPG Polres Marabahan
* SPPG Handil Bakti 4, Kecamatan Alalak
* SPPG Terpencil Sekata Baru, Kecamatan Tamban

Dengan tambahan tiga titik dalam waktu dekat, pemerataan layanan MBG di Barito Kuala diharapkan semakin optimal, terutama untuk wilayah terpencil dan kategori 3T.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan terus mendampingi Badan Gizi Nasional (BGN) guna mempercepat pembangunan 54 dapur MBG yang belum beroperasi, sejalan dengan target pemerataan gizi yang dicanangkan Presiden Prabawo.

(Alibana/Ang)