JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO TIMUR – Tren peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Barito Timur menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah kasus narkoba tercatat terus mengalami kenaikan, sehingga mendorong perlunya penguatan langkah pencegahan secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin, saat menghadiri Audiensi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (20/1/2026), di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.
Bupati M. Yamin mengungkapkan, data menunjukkan pada tahun 2023 tercatat 15 kasus narkoba, meningkat menjadi 29 kasus pada 2024, dan kembali naik menjadi 32 kasus pada 2025. Mayoritas pelaku berasal dari kalangan swasta, dengan sebagian di antaranya menjalani rehabilitasi.
“Peningkatan ini menjadi alarm bagi kita semua. Pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Menurut Bupati, keluarga dan sekolah memegang peranan strategis sebagai benteng utama dalam melindungi anak dan remaja dari ancaman narkotika. Orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi terbuka, melakukan pengawasan yang bijaksana, serta menanamkan nilai moral dan agama sejak dini.
Sementara itu, pihak sekolah didorong memperkuat pendidikan anti narkoba, mengoptimalkan peran guru bimbingan konseling, serta melakukan deteksi dini terhadap perilaku menyimpang peserta didik.
“Sinergi yang kuat antara keluarga dan sekolah akan menjadi pagar betis yang kokoh agar generasi muda kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Audiensi P4GN tersebut juga menjadi ajang penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
Kegiatan ini dihadiri Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., Ketua DPRD Barito Timur, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, para camat, perwakilan SMA/SMK, serta insan pers.
(Mc Bartim/Ang)














