Evaluasi 11 Bulan Kepemimpinan, Pemkot Banjarmasin Lakukan Penyegaran Birokrasi

Wali Kota dan Wakil Kota menyampaikan ucapan selamat usai pelantikan dan pengukuhan. (Foto : Ih)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pelantikan dan pengambilan sumpah 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) pagi di Aula Kayuh Baimbai, menjadi penanda penguatan reformasi birokrasi yang lebih tegas, terukur, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Wali Kota H. Muhammad Yamin HR menegaskan, pergeseran jabatan administrator, pengawas, dan fungsional, termasuk pengukuhan pejabat pengawas di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD), bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi meningkatkan kualitas kinerja aparatur serta kepercayaan masyarakat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Ini langkah strategis agar setiap jabatan diisi oleh aparatur yang kompeten, berintegritas, dan benar-benar berkomitmen melayani masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Dari total 124 pejabat yang dilantik, 95 orang merupakan pejabat administrator dan pengawas, 11 pejabat pengawas di BPKPAD, serta 18 pejabat fungsional.

Sejumlah nama yang dilantik untuk jabatan strategis adalah Apriana Amalia, yang sebelumnya Kepala Bidang Perencanaan Sosial, Pemerintahan, dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan, kini dipercaya sebagai Inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat.

Kemudian Herman Hidayatullah, yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dilantik sebagai Camat Banjarmasin Tengah. Berikutnya Arif Agung Saptoto, yang sebelumnya Kabid Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan.

Kemudian Direktur Rumah Sakit Sultan Suriansyah dijabat oleh dr. H. Fajar Sukma Nan Agung, dengan direktur sebelumnya bergeser menjadi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.

Wali Kota menjelaskan, mutasi dan rotasi jabatan tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya. Menurutnya, dinamika birokrasi merupakan hal yang wajar demi mendorong kinerja yang lebih optimal.

“Kurang lebih 11 bulan kami melihat, menilai, dan mengevaluasi. Pergeseran ini tentu ada yang merasa nyaman dan ada yang kurang nyaman, namun inilah dinamika birokrasi. Kami ingin ini menjadi motivasi untuk menunjukkan kinerja nyata,” katanya.

Yamin juga menekankan, tantangan birokrasi ke depan menuntut aparatur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, transparan, serta siap dievaluasi secara terbuka.

Khusus bagi pejabat di BPKPAD, Wali Kota menegaskan pentingnya akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan keuangan daerah, yang berhubungan langsung dengan keberlanjutan pembangunan dan kepercayaan publik.

Di akhir arahannya Yamin mengingatkan, bahwa sumpah jabatan merupakan ikatan moral yang disaksikan Tuhan Yang Maha Esa.

“Kepercayaan yang diberikan hari ini harus dibuktikan dengan dedikasi, loyalitas kepada negara, dan pengabdian tulus kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Totok Agus Daryanto menambahkan, pelantikan ini menjadi komitmen membangun birokrasi yang tidak hanya tertata secara struktur, tetapi juga kuat secara etika dan kinerja, demi terwujudnya Banjarmasin Maju dan Sejahtera.

“Lima camat sudah diisi semua, selanjutnya nanti kita isi lagi yang kosong, termasuk di kelurahan, karena salah satu fokus Wali Kota adalah optimalnya ujung tombak pelayanan,” pungkasnya.

(Ih/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]