JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Guna membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait rencana penyesuaian tarif Perseroan Terbatas Air Minum (PTAM) Bandarmasih (perseroda) yang akan diberlakukan September nanti, Forum Pelanggan Air Minum (ForPAM) Kalimantan Selatan mengadakan silaturahmi dan sosialisasi, dalam rangka peningkatan pelayanan pelanggan menuju layanan prima, di Kantor Lurah Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (10/8/2022).
Acara ini dihadiri tim PTAM, lurah, Dewan Kelurahan, dan juga para Ketua RT dan RW.
Senior Manajer Keuangan dan Pelayanan PTAM Bandarmasih Syahrani, S.E. mengatakan, sosialisasi seperti ini sudah rutin pihaknya laksanakan, namun sempat terhenti akibat pandemi. Sehingga usai melandainya kasus Covid-19, pertemuan tatap muka kembali diadakan.
“Jadi, sebelum diberlakukannya penyesuaian tarif tersebut, terlebih dahulu kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Syahrani kepada jurnalkalimantan.com selepas kegiatan.
Hasilnya, kebijakan tersebut mendapat respons positif dari warga, dengan catatan ada peningkatan pelayanan.
“kualitas, kuantitas, kontinuitas dan Keterjangakuan dan penguatan tekanan dalam pelayanan pendistribusian PT Air Minum Bandarmasih, harus benar-benar sampai kepada pelanggan,” papar Syahrani.
“Dengan adanya penyesuaian tarif ini, kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan kita terhadap masyarakat,” sambungnya.
Dikatakan Syahrani, penyesuaian tarif sudah lama tidak dilakukan sejak 2014 lalu, padahal berbagai kebutuhan bahan produksi air bersih sudah banyak mengalami kenaikan harga.
“Jadi, untuk melakukan peningkatan layanan menjadi yang lebih baik, maka dilakukanlah penyesuaian tarif ini,” jelasnya.
“Seiring penyesuaian tarif tersebut berjalan, peningkatan layanan juga akan dimaksimalkan, seperti pergantian pipa ke daerah Banjarmasin Barat dan Utara, serta pembangunan intake yang baru,” tambah Syahrani.
Sementara itu, Lurah Pemurus Baru Budi Rahmadhani, mengucapkan terima kasih dan juga mengapresiasi atas digelarnya sosialisasi ini.
“Kegiatan seperti ini memang wajib dilakukan, karena untuk mencapai pelayanan yang prima, PT Air Minum Bandarmasih harus bisa berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat, sehingga dapat mendengar masukan dan keluhan para pelanggan,” tuturnya.
“Sehingga ke depannya, segala macam keluhan itu bisa diminimalisir, bahkan kalo bisa tidak ada lagi,” lanjutnya.
Di samping itu, Ketua Dewan Keluharan Pemurus Baru H. Abdul Hamid beserta warga, mengaku sangat puas dengan hasil pertemuan ini.
“Kami warga Pemurus Baru setuju dengan kenaikan tarif 10% yang dilakukan oleh PT Air Minum Bandarmasih. Namun, tentunya dengan komitmen pelayanan prima yang dikatakan dalam sosialisasi tadi, harus benar-benar dijalankan,” tegasnya.
Selanjutnya Ketua ForPAM Kalsel Sunardi menambahkan, acara ini akan dilaksanakan di delapan tempat di 5 zonasi layanan PTAM Bandarmasih.
“Kalau bisa kita targetkan di pertengahan September sudah selesai sosialisasi ini,” katanya.
(Saprian)














