JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel memastikan kesiapan operasional layanan perbankan dalam menghadapi peningkatan aktivitas transaksi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan periode Lebaran merupakan salah satu momen dengan aktivitas transaksi keuangan tertinggi setiap tahunnya.
Oleh karena itu, Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar.
“Mengantisipasi peningkatan transaksi tersebut, Bank Kalsel telah melakukan berbagai langkah penguatan, khususnya pada jaringan ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) yang tersebar di berbagai wilayah,” ujarnya.
Langkah yang dilakukan antara lain melalui preventive maintenance mesin ATM, meliputi pembersihan, pengecekan, serta pemeriksaan perangkat secara berkala.
Selain itu, Bank Kalsel juga menyiapkan petugas guna memastikan kelancaran operasional serta penanganan gangguan teknis pada mesin ATM selama periode Ramadan hingga libur Lebaran.
Dari sisi likuiditas, Bank Kalsel juga telah melakukan proyeksi arus kas untuk memastikan ketersediaan dana dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode tersebut.
Berdasarkan proyeksi internal perusahaan, total dana masuk (cash in) diperkirakan mencapai sekitar Rp3,87 triliun. Sementara itu, total proyeksi dana keluar (cash out) diperkirakan sebesar Rp1,41 triliun.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, antara lain penyediaan likuiditas transaksi BI Fast selama periode libur Lebaran, pembayaran THR bagi ASN dan pegawai swasta, serta pengisian kas ATM dan CRM di seluruh jaringan Bank Kalsel.
Per 11 Maret 2026, posisi kas Bank Kalsel tercatat sebesar Rp507 miliar yang terdiri dari Rp426 miliar kas fisik di khasanah dan Rp81 miliar kas pada mesin ATM. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mengantisipasi kebutuhan penarikan dana oleh nasabah menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Selain memastikan kesiapan layanan, Bank Kalsel juga menyampaikan bahwa operasional kantor akan tutup sementara pada 18 hingga 24 Maret 2026, menyusul libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
(Adv/Bank Kalsel)














