JURNALKALIMANRAN.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan menyasar langsung masyarakat pedesaan. Salah satunya melalui pasar murah, yang kali ini digelar di Desa Mantuyan, Kecamatan Halong, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, menjelaskan bahwa pasar murah tidak hanya bertujuan menekan laju inflasi, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah yang relatif jauh dari pusat perdagangan.
“Melalui pasar murah, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, sehingga beban pengeluaran rumah tangga dapat ditekan,” ujarnya.
Pelaksanaan pasar murah ini mendapat dukungan dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Adaro dan Balangan Coal, serta melibatkan sejumlah mitra strategis, seperti Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta Wings Food.
Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Asbit menambahkan, pada tahun ini Disperindag Balangan menargetkan pelaksanaan pasar murah sebanyak 60 kali, menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari rencana awal sebanyak 75 kali. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya agar kegiatan tersebut menjangkau sebanyak mungkin masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Mantuyan, Muslini, menyambut positif pelaksanaan pasar murah di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran pasar murah sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya lebih ringan.
“Harga kebutuhan pokok di pasar murah lebih terjangkau, sehingga sangat membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” pungkasnya.
(MC Balangan/Ang)














