Jembatan dan Pelabuhan Dadahup Tabukan, Peluang Kemajuan Kota Bahalap

Jembatan dan Pelabuhan Dadahup
Kepala Bidang Litbang Batola Sugimin

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Provinsi Kalimantan Selatan, dinilai bisa membuka peluang besar untuk kemajuan Batola, yang akan terealisasi tahun 2025-2030.

Hingga saat ini, proyek tersebut masih tahap awal perencanaan, yang dananya diharapkan berasal dari APBN.

“Di tahun 2022-2024, kita berharap sudah masuk program BPN dan Bappenas, yang nantinya akan menjadikannya sebagai proyek nasional, sehingga di tahun 2025-2030 sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional presiden baru,” ungkap Kepala Bidang Litbang Batola Sugimin, kepada awak media, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (08/04/2022).

Pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kapuas, juga sedang melengkapi dokumen antara dua daerah, dan kerja sama kedua bupati.

“Dalam penentuan titik lokasi pembangunan jembatan sudah klir, namun ada kendala baru, munculnya persetujuan pembangunan dermaga baru di kecamatan Tabukan dan Dadahup. Jadi, masih menentukan titik lokasi pelabuhan yang akan dibangun dengan rencana jembatan, agar tidak saling bertabrakan nantinya,” tuturnya.

Sugimin menegaskan, pembangun tersebut bakal menjadi peluang pengembangan masing-masing wilayah, mengingat akan menjadi arus transportasi dari berbagai daerah, juga sebagai jalur cepat menuju Ibu Kota Negara (IKN) baru untuk angkutan bahan pangan.

“IKN baru membutuhkan pangan, baik itu beras dan pangan yang lainnya untuk kebutuhan, karena ada 1 juta lebih penduduk baru yang akan menempati IKN, di situlah nantinya Batola menjadi salah satu pemasok pangannya,” paparnya.

Dengan hal itu nantinya, Sugimin yakin bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Batola, khususnya pertanian, dan membuka keterisolasian daerah saat ini.

(Alibana)