Kapal Lancar Berdatangan, Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banyak Stok Ikan Sambut Ramadan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menjelang Ramadan 1444 H, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Banjarmasin (PPB) telah mengantisipasi potensi peningkatan permintaan ikan laut, seiring masuknya beberapa kapal nelayan.

“Alhamdulillah, pasokan ikan melalui jalur laut kini sudah mulai normal kembali. Seperti hari ini ada 6 buah kapal yang masuk dengan kapasitas rata-rata 15–20 ton per kapal,” ungkap Kepala UPTD PPB Akhmad Jaki, Ahad Malam (19/3/2023).

“Jadi, insyaAllah untuk menyambut bulan Ramadan ini, pasokan ikan yang ada di PPB mencukupi kebutuhan masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya,” lanjutnya.

Pihaknya juga melayani kebutuhan masyarakat di daerah tetangga, yakni Provinsi Kalimantan Tengah, di antaranya Kabupaten Kapuas dan Buntok.

Adapun untuk harga ikan saat ini, lanjut Akhmad Jaki, masih relatif normal, seperti kembung (peda) berkisar Rp33 ribu–Rp36 ribu/kg, layang (lajang) Rp23 ribu–Rp26 ribu/kg, tongkol Rp22 ribu–Rp35 ribu /kg, salmon laut Rp22 ribu–Rp26 ribu/kg, dan bandeng Rp17 ribu–Rp20 ribu/kg.

“Kita harapkan masyarakat agar selalu gemar memakan ikan, karena ikan banyak mengandung vitamin dan protein yang besar,” harapnya.

Diakuinya, PPB sempat tidak ada kapal yang sandar, akibat cuaca tidak mendukung, sehingga hasil tangkapan berkurang, lantaran para nelayan takut untuk melaut.

“Alhamdulillah, sekarang ini tangkapan ikan nelayan lumayan banyak dan cuaca di laut juga sangat mendukung, sehingga kapal pun banyak yang sandar,” imbuh Ahmad Jaki.

Selain pasokan ikan melalui jalur laut, di PPB juga ada pasokan melalui jalur darat, baik dari Jakarta maupun Jawa Tengah.

“Stok kita yang ada di cold storage¬ saat ini sekitar 200 ton. Itu pun apabila kapal banyak yang datang, ikan yang beku keluarnya sedikit. Tapi bila kapal yang datang kosong, baru ikan beku keluarnya banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” beber Ahmad Jaki.

Dikatakannya, hari ini di PPB juga mendapat kunjungan dari Badan Karantina Kementerian Kelautan dan Perikanan dan perwakilan akademisi yaitu Dekan Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat Dr. Ir. Hj. Agustiana, M.P., guna pengambilan sampel untuk keamanan mutu ikan.

“Alhamdulillah kita lakukan pendampingan untuk Badan Karantina melakukan pengambilan sampel dari beberapa ikan,” tandasnya.

(Saprian)