JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH LAUT – Vaksinasi anak (6-11 tahun) telah dicanangkan pemerintah sejak 2021 lalu, guna melindungi dari bahaya Covid-19.
Kegiatan tersebut juga dilakukan di Puskesmas Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, seperti saat kunjungan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (02/02/2022).
Kepala Puskesmas Bati-Bati Widuri Ratna Wulan, S.Kp. menyebutkan, vaksinasi anak di wilayahnya belum memenuhi target, lantaran banyaknya orang tua yang tidak bersedia. Ia memperkirakan, hal ini disebabkan maraknya hoaks negatif yang beredar di media sosial sehingga mempengaruhi pola pikir masyarakat.
“Medsos sangat berpengaruh. Banyak orang tua yang termakan hoaks. Contohnya kalau anak divaksin nanti malah jadi sakit,” ujarnya.
Salah satu dokter yang bertugas di Pukesmas Bati-Bati dr. Hj. Endah Ressia Dewi mengatakan, anak-anak memang lebih kuat terhadap Covid-19, walau demikian, anak-anak bisa menjadi media penularan.
“Misalnya di rumahnya ada neneknya, ada bayi, mereka bisa tertular. Mereka yang lebih lemah, bisa bergejala berat. Itulah sebabnya vaksin pada anak sangat penting,” terangnya.














