Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel Firman Yusi, S.P. mendorong digelar kampanye positif perihal vaksinasi.
“Mungkin kami bisa mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika se-Kalsel untuk menyelenggarakan bazar perihal kampanye positif vaksin,” sebutnya.
Selain media sosial, banyaknya anak yang tidak lulus skrining juga menjadi faktor penyebab tidak tercapainya target.
“Sebelum divaksin, kami skrining dahulu anak-anaknya. Kalau sehat, lanjut vaksin. Kalau tidak, terpaksa ditunda. Kebanyakan anak-anaknya mengalami batuk, pilek, sedangkan sebelum divaksin itu satu minggu anaknya harus dalam keadaan sehat,” tutup dr. Hj. Endah Ressia Dewi.
(Yunn)














