JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pada Lokakarya Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia Tahun 2023 di Banjarmasin, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menyampaikan dukunganya terhadap kemajuan ekonomi kreatif Kota Banjarmasin.
Dalam kesempatan itu, Adyatma Direktorat Pengembangan Destinasi I Tiurma Simanjuntak menyampaikan, dari 514 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia, 118 di antaranya masuk dalam ekosistem Kabupaten/Kota Ekonomi Kreatif. Kemudian 30 di antaranya dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif, termasuk Banjarmasin.
“Dengan potensi subsektor ekonomi kreatif (ekraf) berupa kriya, kuliner, fesyen, dan musik, kami mendorong Kota Banjarmasin agar dapat mengembangkan subsektor ekraf unggulan sebagai Creative City Dream,” ujarnya di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota, Kamis (03/08/2023).
“Sehingga harapan kita bersama, Kota Banjarmasin dapat berjejaring sebagai kota kreatif di tingkat nasional maupun global,” sambung Tiurma.
Sementara itu, Wali Kota H. Ibnu Sina yang membuka lokakarya ini sangat menyambut baik hadirnya kegiatan ini. Ia pun berpesan agar para peserta dapat menyerap materi yang dipaparkan oleh narasumber.
“Ajak diskusi narasumber-narasumber hebat kita yang ada di sini. Tentu ide-ide yang berkembang dalam workshop ini nantinya akan banyak sekali,” terangnya.
“Pastikan bapak dan ibu setelah ini ada hal-hal yang akan diimplementasikan untuk kemajuan Kota Banjarmasin yang kita cintai,” tambah Ibnu.
Turut hadir dalam pertemuan ini Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Banjarmasin Hj. Siti Wasilah, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Widya Pelissa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta seluruh penggiat ekraf di Banjarmasin.














