JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Minim sarana prasarana dan tenaga sumber daya manusia menyebabkan Balai Pengawasan Tenaga Kerja Disnakertrans Kalsel kurang maksimal dalam melakukan pengawasan kepada perusahaan perusahaan di Banua.
Hal tersebut seperti yang disampaikan kepala dinas tenaga kerja Propinsi Kalsel Irfan Sayuti SE usai rapat dengar pendapat dengan komisi IV dprd kalsel.
“Disnakertrans meminta dukungan dana ke komisi IV DPRD kalsel agar kedepannya lebih maksimal dalam pengawasan baik di dalam kota Banjarmasin maupun ke wilayah kabupaten kota lainnya di daerah ini ,”ucap Irfan Sayuti di Banjarmasin, Rabu (15/3/2023).
Irfan Sayuti juga mengakui selain sangat sulit dalam bergerak karena tidak di tunjang mobil operasional dan juga dari segi pendanaan.
Sementara itu ketua komisi IV DPRD Kalsel H.M. Lutfi Saifuddin menyatakan pada prinsipnya siap memperjuangkan ke inginan Disnakertrans Kalsel.
“Kami akan berusaha menganggarkan di APBD perubahan. Tetapi sebelumnya disnaker harus membuat semacam program kegiatan lengkap dengan rincian anggaran, sehingga memudahkan komisi IV dalam memperjuangkan anggaran tersebut ,”jelas Lutfi.
Persoalan ini harus cepat di ambil tindakan, karena menyangkut nasib tenaga kerja secara umum,lebih lebih tenaga kerja lokal.
(YUNN)














