Kurang Penerangan, Kompleks Persada Alalak Rawan Kejahatan

 

Lokasi tempat penjambretan (Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Aksi penjambretan kembali terjadi, yang kali ini berlangsung di Kompleks Persada Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis kemarin (17/11/2022).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Aksi tersebut menimpa seorang perempuan yang sedang berkendara dengan anaknya, yang masih belum diketahui identitasnya.

Akibatnya, korban mengalami kerugian senilai Rp5,5 juta dan sebuah ponsel yang ada dalam tas yang dirampas. Selain itu, korban dan dua anaknya sampai terjatuh.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kompol Agus Sugianto melalui Kepala Unit (Kanit) Reskrim Ipda Sudirno mengatakan, hingga saat ini masih belum ada laporan dari korban.

“Kita juga tidak tahu yang mana korbannya,” ujar Sudirno, Jumat (18/11) siang.

“Kemarin sudah dicek ke TKP, tapi tidak ketemu sama korbannya,” lanjutnya.

Selanjutnya, papar Kanit, pihaknya akan meningkatkan patroli secara preventif di daerah rawan tindak kejahatan.

“Secara represif akan kita tindak lanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut,” papar Kanit.

Ia juga mengimbau masyarakat, baik kepada korban maupun saksi, agar bisa melaporkan setiap ada kejadian ke Polsek atau ke Bhayangkara Pembina Kamtibmas terdekat.

Sebelumnya, menurut keterangan Liani, warga di sekitar lokasi kejadian, jambret diduga dilakukan dua orang menggunakan sepeda motor.

“Kalau untuk korban warga kompleks sekitar sini, tetapi untuk rumahnya tidak tau pasti,” ujarnya.

“Korban tadi terjatuh dari motor miliknya bersama dua anak kecil,” lanjutnya.

Menurut Liani, sekitar jalan tersebut kondisinya gelap kalau malam, karena minimnya penerangan. Sehingga beberapa kali terjadi aksi percobaan penjambretan.

Ia juga membeberkan, kalau dirinya pernah mengalami kehilangan sepeda motor miliknya di kios tempat ia berjualan.

“Hilangnya setelah lebaran Idulfitri,” tuturnya.

Liani berharap, selain patroli intens, juga ada pemasangan kamera pengawas di sekitar jalan tersebut.

“Sehingga aksi kejahatan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

(Adt)

[feed_them_social cpt_id=57496]