Laksanakan Raker Akhir Tahun, UCB Bersiap Menindaklanjuti UU Pendidikan Terbaru di 2025

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di Agenda Rapat Kerja Tahunan, Universitas Cahaya Bangsa (UCB) Banjarmasin melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kinerja Segenap Civitas Academica, untuk merumuskan tentang capaian hasil yang lalu, dan membuat perencanaan tahun depan, berlangsung di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (23/12/2024).

Rektor Hj. Sri Herliani mengatakan, kegiatan kali ini juga untuk menganalisa kendala yang dihadapi, dan dilanjutkan dengan membuat analisis perencanaan program kerja 2025.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Kegiatan ini masih berjalan, masing-masing dari unsur pimpinan, baik itu wakil rektor, dekan, dan ketua jurusan, memaparkan kinerja mereka. Setelah dibahas, baru nanti akan dianalisis temuan rekomendasinya untuk yang akan datang,” ungkapnya.

Rektor UCB Banjarmasin, Hj Sri Erliani

Apalagi tegas Rektor, dengan diberlakukannya Undang-Undang Pendidikan yang baru, tentang rumpun keilmuan dosen, UCB akan memetakan kembali penempatan masing-masing dosen sesuai rumpunnya.

“Dengan pemberlakuan Undang-Undang Pendidikan yang baru ini, akan menjadi pekerjaan rumah semua perguruan tinggi. Kalau tidak menyesuaikan, mereka tidak akan naik pangkat, dan haknya untuk mendapatkan setifikasi bisa terkendala,” imbuhnya.

Kemudian Ketua Yayasan UCB Banjarmasin Akhmad Murjani menambahkan, alasan dilaksanakannya monev kali ini, yaitu untuk melihat kinerja seluruh dosen dan pejabat struktural.

Ketua Yayasan UCB Banjarmasin, Dr Akhmad Murjani

“Apakah semuanya mencapai target sesuai tugas pokok dan fungsinya atau belum, sehingga kita bisa lebih mengetahui di mana kendala atau masalah yang dihadapi,” jelasnya.

Ketua Yayasan menegaskan, dengan dilaksanakan evaluasi kinerja tahunan ini, akan memudahkan untuk membuat perencanaan kegiatan berikutnya.

“Apa sebenarnya yang harus dipenuhi dan dilakukan, sehingga pihak yayasan akan memberikan dukungan lebih kuat untuk kepentingan kinerja dan kemajuan kualitas UCB,” tegasnya.

Kemudian terkait Undang-Undang Pendidikan yang baru, Dr. Murjani mengungkapkan, bahwa banyak hal yang harus dirubah, seperti tentang statuta atau standar akreditasi, hingga kurikulum.

“Sehingga hubungannya dengan tridarma perguruan tinggi, termasuk riset dan penelitian para dosen, akan kita berikan dukungan, sehingga bisa menuju lebih baik lagi,” katanya.

Untuk itu, Ketua Yayasan mendorong agar penelitian dan riset para dosen UCB bisa ditingkatkan lagi.

“Kita berharap ke depan kualitas UCB akreditasinya bisa meningkat terus,” pungkasnya

(Ian/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]