Logo 500 Tahun Banjarmasin Resmi Diluncurkan Tanpa Sayembara

Logo Hari Jadi 500 Tahun Kota Banjarmasin.

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, logo Hari Jadi Kota Banjarmasin tahun ini resmi diluncurkan oleh Pemerintah Kota tanpa melalui sayembara atau lomba.

Peluncuran logo 500 Tahun Banjarmasin tersebut berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota, Kamis (2/4/2026), dan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali Kota bersama jajaran Forkopimda meluncuran logo Hari Jadi ke 500 Kota Banjarmasin. (Foto : Ist)

Wali Kota menjelaskan, proses penentuan logo telah melalui rapat bersama panitia dan pihak terkait hingga akhirnya disepakati sebagai identitas peringatan lima abad Kota Banjarmasin.

“Pertama, karena pertimbangan waktu. Kami ingin logo ini sudah bisa digunakan sejak awal April. Insya Allah, rangkaian kegiatan hari jadi juga mulai digelar bulan ini, sehingga logonya harus segera ditetapkan,” ujarnya usai peluncuran.

Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menggelar sebanyak 500 event. Kegiatan tersebut akan dikemas secara sederhana, namun diharapkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat di tengah efisiensi anggaran.

“Selain itu, kami juga menargetkan capaian rekor MURI, serta peresmian berbagai program dan hasil pembangunan,” tambahnya.

Mengusung tema “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”, logo tersebut menampilkan elemen utama angka 500 yang dipadukan dengan simbol khas daerah, seperti jukung tambangan, bekantan, menara pandang, dan aliran sungai.

Logo 500 Tahun Hari Jadi Banjarmasin dibangun melalui komposisi visual yang terstruktur dan proporsional, dengan pendekatan geometris yang menjaga keseimbangan antara estetika dan makna filosofis.

Secara konstruksi, logo ini berpusat pada angka “500” sebagai elemen utama yang merepresentasikan perjalanan lima abad. Setiap angka dibentuk dengan kurva yang konsisten dan harmonis, menciptakan kesan dinamis sekaligus kokoh sebagai simbol ketahanan dan keberlanjutan kota.

Makna Elemen Logo

Jukung Tambangan (Akar Budaya & Identitas Sungai)

Jukung tambangan melambangkan kehidupan masyarakat Banjarmasin yang erat dengan sungai. Merepresentasikan identitas budaya Banjar, semangat kerja, serta warisan leluhur yang tetap hidup di tengah modernisasi.

Bekantan (Ciri Khas & Harmoni Alam)

Bekantan sebagai fauna endemik Kalimantan, mencerminkan identitas unik daerah, pentingnya pelestarian lingkungan, serta harmoni antara manusia dan alam.

Menara Pandang (Kemajuan & Transformasi Kota)

Menara pandang melambangkan kemajuan, wajah modern kota, serta visi Banjarmasin menuju masa depan yang lebih berkembang dan terbuka.

Aliran Sungai (Nadi Kehidupan Kota)

Sungai melambangkan sumber kehidupan, jalur sejarah, serta kesinambungan yang menjadi identitas khas Banjarmasin.
Logo ini menggambarkan kami mampu bekerja secara harmoni antara warisan budaya sungai, kekayaan alam, dan kemajuan kota.

Selama lima abad, Banjarmasin terus berkembang dengan tetap menjaga identitasnya, bergerak bersama menuju masa depan kota yang lebih maju dan sejahtera.

(Ih/Ahmad M)