Mulai Januari 2026, 7.500 Siswa SD di Banjarmasin akan Disuntik Vaksin DBD

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (Foto : Ih)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – 7.500 siswa sekolah dasar kelas 3 dan 4 di Kota Banjarmasin dijadwalkan menerima vaksin dengue pada Januari 2026 mendatang. Program ini dilaksanakan di tiga kota di Indonesia, termasuk Jakarta, dan Palembang. Total vaksin yang disalurkan dalam program ini mencapai sekitar 30 ribu dosis, berasal dari hibah Takeda.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan M. Ramadan menjelaskan, pihaknya telah siap menjalankan program ini, dengan tujuan utama melindungi tubuh dari infeksi dengue dengan membantu sistem imun mengenali dan melawan virus, sehingga dapat mengurangi risiko terkena demam berdarah.

“Terutama mencegah gejala yang parah, komplikasi serius (seperti syok), dan rawat inap,” ujarnya kepada jurnalkalimantan.com, Senin (29/12/2025).

Ramadan memaparkan, tahapan pelaksanaan program dimulai dari sosialisasi, dilanjutkan rekrutmen peserta dan penandatanganan persetujuan orang tua, kemudian pengambilan sampel darah guna mengetahui riwayat DBD sebelumnya.

Setelah itu, vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali dengan jeda minimal tiga bulan, serta pemantauan kesehatan anak selama tiga tahun.

“Sosialisasi sudah dilakukan. Tinggal pelaksanaan vaksinasi di awal Januari tahun depan. Sekitar minggu ke 3 atau minggu ke 4, Saat ini masih proses rekrutmen. SD terpilih di Kota Banjarmasin berjumlah 80 sekolah, dengan total 7.500 anak,” tambahnya.

Terpilihnya Banjarmasin sebagai lokasi pelaksanaan program ini tidak terlepas dari tingginya angka kasus DBD. Dalam beberapa tahun terakhir, Banjarmasin bersama Kabupaten Banjar tercatat sebagai wilayah dengan kasus DBD terbanyak di Kalimantan Selatan.

Meski secara umum kasus DBD di Kalsel mengalami penurunan signifikan pada 2025, pola sebarannya masih relatif sama. Pada 2024, tercatat 3.236 kasus DBD dengan 16 kematian. Sementara pada 2025 hingga 10 November, jumlahnya turun menjadi 460 kasus dengan satu kematian.

Kondisi inilah yang menjadikan kota berjuluk Seribu Sungai tersebut, dipilih sebagai salah satu lokasi uji percontohan vaksin DBD tingkat nasional.

(Ih/Ahhmad M)