ODGJ Meningkat, Dinkes Banjarmasin Gandeng Warga dan Tokoh

ODGJ Meningkat
Kadinkes Banjarmasin memberikan sambutan (depan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Meningkatnya kasus Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di Banjarmasin, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) meningkatkan peran serta masyarakat terhadap kesehatan jiwa di lingkungannya, khususnya terhadap individu dan keluarga.

Hal itu dilakukan dengan kegiatan Advokasi dan Desiminasi Kesehatan Jiwa kepada Lintas Sektor, dengan 100 lebih peserta dari pewakilan Dewan Kelurahan dan tokoh masyarakat serta Kader Kesehatan Jiwa (Keswa) se-Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Ramadhan menyampaikan, kasus Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) sejak tahun 2019 ada tren peningkatan yang sebelumnya 683 kasus, di tahun 2020 terdapat 931 kasus, dan di tahun 2021 naik menjadi 1.432 kasus.

“Memang pandemi Covid-19 2 tahun terakhir turut berpengaruh terhadap peningkatan itu,” ungkapnya melalui siaran persnya, Ahad (22/05/2022).

Untuk itu menurutnya, peran kader Keswa dan warga harus mampu menggerakkan masyarakat lainnya untuk peduli dalam hal penanganan ODGJ, agar dapat mengikuti mekanisme pengobatan secara rutin ke rumah sakit atau puskesmas yang telah ditunjuk.

“Puskesmas kita telah melayani itu. Kalau memang harus dirujuk ke Rumah Sakit Sambang Lihum, maka akan dikoordinasikan dengan sektor terkait,” tambah Madan (sapaan akrab Kepala Dinkes Banjarmasin).

Selain itu menurutnya, mereka harus memberi informasi kepada keluarga untuk membawa kerabatnya yang mengalami gangguan jiwa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, memberi dukungan keluarga/kerabat yang mengalami gangguan jiwa untuk rutin kontrol kesehatan, hingga melibatkan diri dalam kegiatan sosial di masyarakat untuk menerima pasien yang telah sembuh.

Editor : Achmad MT