JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Covid-19 varian Omicron yang telah menyebar di Indonesia, dinilai relatif tidak begitu berbahaya, dan cenderung lebih aman dibanding pendahulunya, serta memiliki karakteristik berbeda.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi, yang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi tren peningkatan kasus wabah virus corona.
“Walau begitu, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, disiplin memakai masker, dan lainnya,” ucapnya saat ditemui di Balai Kota, Senin (08/02/2022).
Machli juga menyarankan warga bervaksin minimal dua kali, untuk pembentukan antibodi yang cukup dalam menangkal dampak dari Omicron.
“Kalau sekali saja, antibodi tubuh belum terbentuk,” tambahnya.
Adapun gejala yang ditimbulkan varian tersebut, di antaranya sakit kepala yang hebat, disertai flu dan batuk.
“Kebanyakan memang 95% varian ini tidak menimbukan gejala, dan memang jenis yang paling cepat menular, namun juga paling cepat penyembuhannya,” bebernya.
Selain itu, jenis baru yang diakui berasal dari Afrika tersebut, diklaim memiliki kemampuan bertahan lebih lama di bagian atas saluran pernafasan, oleh sebab itu penularannya begitu cepat.
Reporter : Ihsan
Editor : Ahmad MT














