Pasar Murah di Jimamun Jadi Penyelamat Sembako, Pemkab Balangan Tekan Inflasi Jelang Ramadan

Warga Jimamun berbelanja di pasar murah Disperindag Balangan. - (Foto : Mc.Balangan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengendalikan inflasi daerah dengan menggelar pasar murah di Desa Jimamun, Kecamatan Lampihong.

Kegiatan yang disambut antusias warga ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Langkah tersebut menjadi solusi nyata bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya yang lebih ringan.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Lampihong, Makmur Razabi, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu warga Desa Jimamun dan sekitarnya dalam mendapatkan sembako dengan harga yang lebih bersahabat.

“Kami mewakili pihak kecamatan sangat mengapresiasi pelaksanaan pasar murah di Desa Jimamun. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga lebih terjangkau dari harga pasaran,” ujarnya.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar, terutama menjelang bulan Ramadan, saat kebutuhan dan konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan lebih dini menghadapi bulan Ramadan karena konsumsi masyarakat biasanya meningkat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Jimamun, Norhan Riwandi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Balangan dan Disperindag yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelaksanaan pasar murah.

“Atas nama masyarakat Desa Jimamun kami mengucapkan terima kasih kepada Disperindag Balangan. Pasar murah ini sangat membantu masyarakat karena bisa membeli kebutuhan dengan harga lebih murah dari pasaran,” katanya.

Melalui pasar murah ini, pemerintah daerah berharap dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

(Sumber : MC Balangan)

[feed_them_social cpt_id=57496]