Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, Saut Nathan Samosir Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Bhakti Luhur

Lintas Jawa Group Banjarmasin
Foto: Saat Penyerahan Bantuan Oleh Pemilik Lintas Jawa Group Banjarmasin, Saut Nathan Samosir Bersama Istri Roida Simanjorang dan Tim Kepada Ketua Panti Asuhan Bhakti Luhur Banjarmasin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus ditunjukkan Pemilik Ekspedisi Lintas Jawa Group, Saut Nathan Samosir. Didampingi istri, Roida Simanjorang, dan tim, ia mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur di Jalan Pembangunan I, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (30/10/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian melalui penyaluran bantuan untuk mendukung kebutuhan operasional dan aktivitas sehari-hari panti asuhan.

Saut Nathan Samosir yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah mengetahui perjuangan para suster dalam membina anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami mendengar di sini ada anak-anak tunanetra dan berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian serta pendampingan. Karena itu, kami dari Lintas Jawa Group ingin berbagi dan membantu meringankan kebutuhan panti,” ungkapnya.

Menurut Samosir, merawat anak-anak dengan kondisi berbeda membutuhkan kesabaran dan perhatian ekstra. Terlebih, terdapat sekitar 38 anak dengan beragam kondisi, mulai dari autisme, sindrom tertentu, hingga gangguan pendengaran dan bicara.

“Setiap anak memiliki kondisi dan cara pendampingan yang berbeda. Perjuangan para suster luar biasa, sehingga sudah sepatutnya kita sebagai masyarakat turut membantu, minimal untuk kebutuhan konsumsi dan keperluan sehari-hari,” tambahnya.

Bantuan tersebut juga merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Ekspedisi Lintas Jawa Group Banjarmasin.

 

Saut Nathan Samosir DPRD Kota Banjarmasin
Foto Bersama Usai Penyerahan Bantuan di Panti Asuhan Bhakti Luhur Banjarmasin

Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Bhakti Luhur, Suster Ester, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan keluarga Samosir.

“Kami bersama anak-anak mengucapkan terima kasih atas kasih dan kepedulian keluarga Bapak Samosir. Semoga usaha dan pekerjaan keluarga senantiasa diberkati Tuhan serta selalu diberikan kesehatan,” tuturnya.

Suster Ester menjelaskan, sekitar 38 anak yang tinggal di panti tersebut memiliki beragam kondisi dan berasal dari latar belakang agama berbeda, yakni Katolik, Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha.

Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit. Selama ini, kebutuhan operasional panti dipenuhi melalui bantuan masyarakat, baik dari warga Banjarmasin maupun para donatur dari berbagai daerah.

“Kami tetap bersyukur karena Tuhan mengirimkan keluarga Samosir untuk membantu kami. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi keberlangsungan panti dan anak-anak,” pungkasnya.

(Ian)