Rakor Tata Ruang, Pemkab Barito Kuala Dorong Sungai Barito Jadi Kawasan Industri Strategis

Bupati Batola saat memgikuti Rakor Lintas Sektor bersama Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor bersama Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Kuala, berlangsung di Jakarta, Rabu (5/11/25).

Rakor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan keselarasan rencana tata ruang dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi, serta mendukung arah pengembangan wilayah yang berkelanjutan.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Wakil Bupati Herman Susilo, Ketua DPRD Ayu Dyan Lilian Sari Wiryono, Sekretaris Daerah H. Zulkipli Yadi Noor, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat tata kelola ruang yang terencana, terpadu, dan berwawasan lingkungan.

Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memaparkan potensi besar dari Sungai Barito dalam Rakor tersebut.

“Dalam kesempatan itu saya juga menyampaikan potensi besar Sungai Barito yang dapat kita kembangkan menjadi sektor industri di kawasan pinggiran sungai. Langkah ini bertujuan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Bupati menambahkan, Sungai Barito memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat industri perkapalan, perbaikan kapal, dan pabrik-pabrik penunjang.

Dengan membangun fasilitas produksi di kawasan tersebut, bahan baku dapat diolah langsung di Barito Kuala tanpa harus bergantung pada pengiriman dari luar daerah seperti Jakarta atau Surabaya.

“Tentunya hal ini akan meningkatkan efisiensi ekonomi dan pendapatan daerah. Semoga langkah ini menjadi awal kemajuan baru bagi Barito Kuala yang lebih sejahtera dan mandiri,” tutupnya.

(Adv/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]