Rakorwil Apkasi Kalsel, Rahmadian Noor Harapkan Gaji PPPK dan Jalan Tol Jadi Perhatian Pusat

besaran gajih pppk

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dari Senin hingga Selasa (30–31 Mei 2022), di Rattan Inn Banjarmasin.

Acara yang dibuka secara daring oleh Gubernur H. Sahbirin Noor ini berisi pembahasan berbagai isu strategis di Kalsel, guna disampaikan pada Raper Kerja Nasional Apkasi Juni ini.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Rakorwil ini dihadiri Ketua Umum Apkasi H. Zahir (Bupati Batu Bara Provinsi Sumut) dan seluruh bupati se-Kalimantan Selatan.

Rakorwil Apkasi yang dipimpin Koordinator Wilayah Kalsel H. Sukamta (Bupati Tanah Laut) ini bertema “Peningkatan Kerja Sama dan Aspirasi Daerah dalam Rangka Pertumbuhan Perekonomian Guna Mendukung Ibu Kota Negara (IKN) Baru.”

Selanjutnya Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) H. Rahmadian Noor menyampaikan, agar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bisa menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga tidak membebani pemerintah kabupaten.

Mantan Anggota DPRD Batola ini juga mengharapkan pada Rakernas nanti diusulkan agar ada jalan tol di Kalsel menuju IKN.

“Saya kira ini tidak berlebihan, justru dengan harapan memperlancar pendistribusian kebutuhan pangan dan tranportasi menuju IKN,” tuturnya.

Gubernur saat membuka kegiatan menyatakan, sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini.

“Jika melihat tema yang diangkat, sangat relevan dan searah dengan sasaran tujuan pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan ke depan,” ucapnya.

Paman Birin (sapaan akrab gubernur) mengutarakan, untuk pembangunan Kalsel dalam mewujudkan Visi Kalsel Maju akan melihat dan mendengar aspirasi serta peran Apkasi.

“Diharapkan kerja sama dalam berbagai bidang hendaknya terus ditingkatkan dalam upaya menggapai cita-cita pembangunan daerah,” ajaknya.

Kalsel saat ini terdapat dua kota dan 11 kabupaten dengan jumlah penduduk 4,1 juta jiwa dengan luas 37.500 km atau sekitar 6,98% luas Pulau Kalimantan.

Keberadaan Kalsel yang strategis ini dinilai tepat untuk pengembangan transportasi regional dari dan ke IKN.

Terlebih dua kabupaten berada berbatasan dengan IKN yaitu Tabalong dan Kotabaru.

“Kalsel melalui Apkasi diharapkan terus berupaya bekerja sama menyiapkan pembangunan masing-masing yang seiring misi Banua Maju Kalsel Maju,” tegas gubernur.

(Alibana)

[feed_them_social cpt_id=57496]