JURNALKALIMANTAN.COM,BARITO KUALA – Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala (Batola) juga dimaknai melalui penguatan spiritual sebagai pondasi pembangunan daerah, melalui menggelaran Salat Hajat bersama, serta pembacaan Kashidah Burdah, di Kediaman Bupati Barito Kuala, Kamis (01/01) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Wakil Bupati Herman Susilo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala SKPD, camat, lurah, kepala desa, serta para habaib dan alim ulama.
Kehadiran berbagai elemen ini menjadi simbol kebersamaan dalam memohon keberkahan bagi daerah, di momentum hari jadi.
Rangkaian acara diawali dengan Shalat Isya dan Shalat Hajat berjamaah yang pimpin oleh Ustadz H. Iswaldi.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai religius dan kebersamaan.
Menurutnya, usia 66 tahun merupakan perjalanan panjang yang sarat dinamika, sehingga diperlukan ikhtiar lahir dan batin agar Kabupaten Barito Kuala terus melangkah ke arah yang lebih baik.
Mengangkat tema “Merangkul Semua, Membangun Batola” disebut sebagai refleksi semangat para pendiri daerah yang perlu terus dihidupkan dalam setiap langkah pembangunan.
“Keberhasilan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, doa dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Bumi Ije Jela,” ujar Bupati.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Habib Abu Bakar Mauladdawilah dari Malang, Jawa Timur.
Bertepatan dengan malam Jumat, kegiatan juga dirangkaikan dengan amaliah rutin, yakni pembacaan Ratib Al Haddad dan Manaqib yang dipimpin Ustadz Muhammad Husnan, serta pembacaan Qashidah Burdah oleh grup qasidah Kecamatan Mekarsari.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Barito Kuala, H. Abda’i Rathami.
Melalui momentum religius ini, Pemkab Batola berharap Kabupaten Barito Kuala senantiasa memperoleh berkah, perlindungan, serta ridho Allah SWT dalam setiap proses pembangunan yang dijalankan.
(Diskominfo/Ali)














