JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Pemilu sebagai Sarana lntegrasi Bangsa lndonesia, kepada sekitar 400 orang di Hotel Galaxy Banjarmasin, Kamis (27/10/2022).
Adapun peserta yang berhadir dalam kegiatan tersebut meliputi, Kabag Hubungan Antar Lembaga KPU RI, Pakpahan Dohardomr, Direktur Reskrimum Polda Kalsel AKBP. Hendri Budiman, S.H., S.I.K., M.H. Perwakilan Kajati Kalsel Agung Pamungkas, Komisioner KPU Prov. Kalsel Edi Ariansyah, S.IP, Dr. Hatmiati M.Pd, serta Gerakan Mahasiswa Nasional lndonesia (GMNI) Kalsel, Himpunan Mahasiswa lslam (HMl) Kalsel, Pergerakan Mahasiswa lslam lndonesia (PMll) Kalsel, lkatan Mahasiswa Muhammadiyah (lMM) Kalsel, Gerakan Mahasiswa Kristen lndonesia (GMKI) Kalsel, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim lndonesia (KAMMI) Kalsel, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik lndonesia (PMKRI) Kalsel, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma lndonesia (KMHDI) Kalsel, Himpunan Mahasiswa Buddhis lndonesia (HIKMAHBUDHI) Kalsel, BEM Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel, BEM Universitas lslam Negeri Antasari Banjarmasin (UlN ANTASARI) Kalsel, BEM Universitas lslam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA) Kalsel dan Media Cetak dan Elektronik.
Mewakili Ketua KPU Prov Kalsel, dalam sambutan Edy Ariansyah S.I.P sekaligus membuka acara mengatakan, giat sosialisasi Pemilu 2024 sebagai sarana integrasi bangsa merupakan rangkaian sosialisasi oleh KPU yang bertujuan untuk memastikan Pemilu 2024 di wilayah Kalsel, terselenggara sesuai degan prinsip-prinsip Pemilu yang di dukung oleh semua pemangku kepentingan dan elemen masyarakat, khususnya elemen pemuda mahasiswa selaku generasi milenial.
“Besok tangal 28 Oktober 2022, kita akan memperingati hari sumpah pemuda untuk merefleksikan dan menyatukan diri dimana Pemilu adalah salah satu kunci untuk integerasi bangsa, maka anak-anak bangsa harus kita hormati dan kita kawal bersama, ” ujarnya.
Dirinya juga menginformasikan kepada peserta seluruh rangkaian Pemilu, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi secara efektif karena telah menerima informasi dan pendidikan pemilih bagi semua segmen mulai dari kaum marginal, pemuda, perempuan, buruh bangsawan agar Pemilu dapat berjalan sukses karena semua masyarakat memiliki hak yang sama dan setara.
“Hak pilih, hak jadi peserta pemilu, hak berbicara, hak berpendapat, hak politik, sehingga warga masyarakat mempunyai kesempatan, “tandasnya.
(Saprian)














