JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PP PBSI resmi mengukuhkan sekaligus melepas Tim Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 di Kairo, Mesir.
Prosesi pelepasan berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, belum lama tadi, dan menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan tim pada 2 Oktober mendatang.
Dikutip dari laman pbsi.id, Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menyampaikan pesan Ketua Umum PBSI kepada para atlet agar menjadikan ajang tersebut sebagai bagian penting dalam proses pembinaan dan perjalanan menuju level lebih tinggi.
Para atlet diminta tampil percaya diri, menjaga kekompakan, serta menunjukkan hasil dari latihan yang telah dijalani selama ini.
“Bertandinglah dengan penuh keyakinan, berikan perjuangan terbaik di setiap poin,” demikian pesan yang disampaikan dalam prosesi tersebut.
Usai seremoni pelepasan, tim juga menjalani simulasi pertandingan sebagai bagian dari pematangan persiapan teknis dan mental.
Dalam simulasi tersebut, Tim Syena berhasil mengalahkan Tim Mayura melalui pertarungan tiga gim dengan skor 55-46, 48-55, dan 55-45.
Simulasi juga menggunakan format yang disesuaikan dengan sistem pertandingan di Kejuaraan Dunia Junior, baik beregu maupun perorangan, untuk menguji kesiapan atlet secara menyeluruh.
Manajer Tim WJC 2026, Eskar Tri Denatara, menyebut pihaknya telah melakukan pemetaan kekuatan lawan dan menargetkan hasil terbaik, termasuk peluang medali di sektor tunggal, ganda putra, dan ganda campuran.
Pada nomor beregu, Indonesia menargetkan bisa menembus babak semifinal, mengingat posisi unggulan dan peta persaingan yang cukup ketat.
Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 akan berlangsung pada 5–17 Oktober 2026, dengan dua kategori yakni beregu campuran dan nomor individu. (Viz)













