JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Banjarbaru resmi dilakukan, yang ditandai peletakkan batu pertama oleh Wali Kota Aditya Mufti Ariffin, di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Sabtu (30/07/2022).
Kegiatan ini juga dibarengi tablig akbar warga Muhammadiyah se-Kalimantan Selatan, bersama Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Selain itu, juga didirikan Masjid Hajjah Hayatun Fardah.
Pembangunan ini dilaksanakan di atas tanah wakaf Aditya Mufti Arifin untuk Muhammadiyah seluas 6,5 hektare, dengan nilai kurang lebih Rp100 miliar.
Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. mengharapkan, MBS bisa menjadi salah satu contoh sekolah yang mampu mencetak generasi terbaik.
“Terima kasih Wali Kota Banjarbaru yang dengan senang hati memberikan tanah miliknya untuk pembangunan Ponpes MBS Banjarbaru,” ungkapnya melalui siaran pers Muhammadiyah.
Hadir pula dalam kegiatan ini H. Rudy Arifin, Gubernur Kalsel periode 2005–2014, Kapolresta Banjarbaru, dan pejabat lainnya.
Dalam hal persiapan pembangunan asrama, pihak Muhammadiyah juga membuka lelang kepada para muzaki dan para dermawan untuk menyalurkan donasinya dalam proses pembangunan pondok pesantren ini.














