DPRD Kalsel Bahas Rancangan RPJMD Bersama Eksekutif

JURNAL KALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar rapat kerja pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Rabu, (13/10/2021) di gedung DPRD Provinsi Kalsel bersama pihak eksekutif daerah Provinsi ini.

RPJMD adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagai landasan dan pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan lima tahun.

“Mengingat pentingnya RPJMD ini, maka kami mengundang sejumlah perangkat eksekutif, sebagai bukti keseriusan bersama membangun banua,” terang ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Rancangan RPJMD yang disusun, dipaparkan oleh kepala Bappeda Kalsel, Ir. Nurul Fajar Desira, dengan menampilkan gambaran umum Provinsi Kalsel secara geografis dan potensi.

“Isu strategis RPJMD meliputi lingkungan hidup, infrastruktur, sumber daya manusia, ekonomi, tata kelola pemerintahan dan gerbang ibu kota negara baru dan food estate,” papar Fajar.

Adapun sumber daya manusia meliputi pendidikan yang focusnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) karena Kalsel peringkatnya dibawah rata-rata nasional meskipun sudah kategori tinggi, begitu juga dengan kesehatan dan keagamaan akan jadi fokus kita, karena masyarakat Kalsel ini dikenal relegius.

Selanjutnya kelola pemerintahan, yang akan mentranspormasi diri untuk pemanfaatkan digital yang tujuannya memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat Kalsel nantinya lebih mudah mendapatkan pelayanan dengan digital termasuk pemanfaatan sektor lainnya di era digitalisasi.

Kemudian infrastruktur, yang berfokus akan membangun jalan-jalan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti kawasan-kawasan industri di Batulicin maupun Banjarbakula, yang kemudian kita juga mencari investor untuk jalan kereta api, tapi kalau pun nantinya tidak bisa sepenuhnya mewujudkan itu karena biayanya yang besar sekitar Rp24 triliun, maka paling tidak akan wujudkan kereta bandara, selanjutnya kita akan membangun bendungan-bendungan baru lagi yang multi fungsi, baik untuk pengairan pertanian maupun penanganan banjir serta akan membangun jaringan internet.

Selanjutnya, dibidang ekonomi, dengam membangun dan mendorong kemajuan industri, tidak hanya sebatas menjual batubara mentah saja, menjual CPO saja atau pun menjual karet saja, tapi bagaimana industri turunannya.

Dan yang terakhir terkait lingkungan, karena pencemaran air kita sudah dikategori sedang, sehingga kita akan kendalikan itu serta isu habisnya hutan kita tentu akan kita jaga kelestariannya, salah satunya melalui geopark meratus dan penghijauan serta pengendalian banjir maupun lainnya.

Mengingat kompleksnya bahan RPJMD untuk lima tahun ke depan dan untuk memperdalam kajian, selanjutkan ada dilakukan pembahasan di masing-masing fraksi DPRD Provinsi Kalsel.