Lautan Manusia di Sekumpul, Jutaan Warga Hadiri Puncak Momen 5 Rajab

Potret lautan manusia menuhi Kawasan Musala Ar Raudhah Sekumpul Martapura dan sekitaranya. (Foto: Istimewa)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Peringatan 5 Rajab 1447 Hijriah kembali menegaskan Haul Abah Guru Sekumpul sebagai salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Indonesia. Pada puncak Haul ke-21 yang digelar di kawasan Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, jumlah jemaah diperkirakan mencapai 4,9 juta orang, Ahad (28/12/2025).

Lonjakan jemaah tersebut disampaikan Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli, usai seluruh rangkaian kegiatan haul berakhir.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Ia menyebut, jumlah kehadiran tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, sekaligus mencerminkan kuatnya ikatan spiritual umat dengan sosok Abah Guru Sekumpul.

“Haul ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi telah menjadi fenomena sosial-religi yang mempersatukan jutaan orang dari berbagai daerah,” ujarnya.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli. (Foto: Dyt)

AKBP Fadli menjelaskan, penghitungan jumlah jemaah dilakukan melalui analisis pergerakan data dari tiga operator telekomunikasi nasional, yakni Telkomsel, Indosat, dan XL. Dari hasil pemantauan tersebut, tercatat sekitar 4,9 juta perangkat bergerak aktif di area haul selama puncak kegiatan.

“Data dari provider menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Angkanya hampir menyentuh lima juta jemaah,” katanya.

Dari sisi pengelolaan kerumunan, aparat keamanan menilai pelaksanaan haul tahun ini berlangsung relatif tertib.

Operasi pengamanan dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Selatan dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta partisipasi aktif masyarakat.

Arus kedatangan jemaah telah terjadi sejak beberapa hari sebelum puncak haul, melalui jalur darat, sungai, hingga berjalan kaki. Jemaah datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Kalimantan, tetapi juga dari luar pulau, menunjukkan daya tarik haul yang berskala nasional.

“Sinergi lintas sektor dan kesadaran jemaah menjadi faktor utama kelancaran kegiatan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutur AKBP Fadli.

Hingga akhir kegiatan, Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul berlangsung khidmat tanpa gangguan berarti, memperkuat posisinya sebagai salah satu momentum keagamaan terbesar yang mampu dikelola secara tertib.

(Dyt/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]