Universitas Sapta Mandiri Perkuat Sinergi dengan BNNK Balangan Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Foto bersama pihak Universitas Sapta Mandiri dan BNNK Balangan usai penandatanganan Mou. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.CON, BALANGAN – Universitas Sapta Mandiri resmi menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di Kantor BNNK Balangan, Rabu (13/5/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang edukasi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan nota kesepahaman dihadiri langsung Rektor Universitas Sapta Mandiri, Abdul Hamid, didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Desak Putu Butsi Triyanti, jajaran universitas, serta perwakilan BEM Fakultas Sosial Humaniora.

Kedatangan rombongan Universitas Sapta Mandiri disambut Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, beserta jajaran.

Rektor Universitas Sapta Mandiri, Abdul Hamid, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen kampus dalam membangun lingkungan akademik yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersama-sama dengan BNNK Balangan memberikan edukasi dan pendampingan kepada mahasiswa agar terhindar dari bahaya narkotika,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program sosialisasi, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan Universitas Sapta Mandiri. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

“Kampus memiliki peran strategis sebagai tempat lahirnya generasi penerus bangsa. Dengan adanya sinergi ini, kami berharap program pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat berjalan lebih masif melalui kegiatan edukasi, penyuluhan, dan pembinaan kepada mahasiswa maupun masyarakat,” katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas narkoba di Kabupaten Balangan.

(Fzn/Ang)