JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memanfaatkan kunjungan kerja reses Komisi XI DPR RI sebagai momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan fiskal, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi, Muhammad Syarifuddin, menerima kunjungan kerja reses anggota Komisi XI DPR RI masa persidangan IV tahun sidang 2025–2026 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (7/5/2026).
Rombongan Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, dan perbankan dipimpin Fauzi Amro. Sejumlah anggota turut hadir, di antaranya Tomy Kurniawan, Muhammad Hasanuddin Wahid, Annisa M.A. Mahesa, Andi Yuliani Paris, Ahmad Rizki Sadig, hingga Primus Yustisio.
Dalam pertemuan tersebut, Muhidin menyambut positif agenda reses Komisi XI DPR RI dan berharap kunjungan itu memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan legislatif pusat.
Menurutnya, kunjungan tersebut sangat relevan karena Kalsel tengah menjalankan agenda besar menjadikan daerah sebagai gerbang logistik Kalimantan. Untuk mendukung target tersebut, diperlukan dukungan kebijakan serta penguatan koordinasi antara pusat dan daerah.
Muhidin juga memaparkan sejumlah capaian terbaru Pemerintah Provinsi Kalsel. Di antaranya, penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Jakarta.
Kalsel dinobatkan sebagai satu dari lima provinsi berkinerja tinggi di Indonesia berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025, sekaligus menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang menerima penghargaan tersebut.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga menerima apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Regional Kalimantan di Balikpapan, atas keberhasilan menurunkan angka stunting dan kemiskinan yang menjadi indikator penting kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap hubungan baik antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan DPR RI dapat terus terjalin secara harmonis dan saling menguntungkan,” ujar Muhidin.
Sementara itu, Fauzi Amro mengatakan kunjungan kerja tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi fiskal daerah, efektivitas pelaksanaan pembangunan, hingga berbagai kendala di lapangan.
Menurutnya, hasil kunjungan itu akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di DPR RI, terutama saat memperjuangkan berbagai kebutuhan daerah bersama mitra kerja seperti Kementerian Keuangan, Bappenas, Kanwil Perbendaharaan, serta lembaga terkait lainnya.
“Melalui pertemuan ini kami ingin mendapat gambaran yang komprehensif terhadap fiskal daerah, efektivitas pelaksanaan program pembangunan, serta tantangan di lapangan. Hal ini penting agar hasil kunjungan kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembahasan di DPR,” kata Fauzi.
Komisi XI DPR RI juga menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi Kalsel yang dinilai berada di atas rata-rata nasional, sekaligus mendorong keberlanjutan pembangunan ekonomi di daerah.
(Adv/Adpim)













