Banjar  

Retorika Strategis dan Paradigma Kontemporer : Ali Syahbana Dorong Pemuda Karang Intan Lahirkan Gagasan Besar

Anggota DPRD Kabupaten Banjar (tengah) saat memberikan materi pada pelatihan kepemimpinan, Rabu (24/6). (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Sebuah dorongan energi dan rujukan inspiratif mengalir di kawasan Wisata Anggrek Janda Beranak Tiga, Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjar yang juga dikenal aktif di dunia pemikiran, M. Ali Syahbana, hadir langsung mengobarkan semangat para pemuda, dalam agenda Pelatihan Kepemimpinan Pemuda bertajuk “Retorika Strategis dan Paradigma Seni Memimpin Kontemporer : Akselerasi Kapasitas Intelektual dalam Kepemimpinan Publik”, Rabu (24/6/2026).

Kehadiran sosok legislator muda yang juga praktisi literasi ini, menjadi pemantik utama yang membakar antusiasme barisan Pemuda Karang Intan Bersatu. Di hadapan para peserta, Ali Syahbana menekankan bahwa tantangan masa depan tidak lagi bisa dihadapi dengan cara-cara lama.

Baginya, pemuda hari ini wajib naik kelas secara intelektual, salah satunya dengan menguasai hakikat retorika sebagai seni komunikasi strategis—bukan sekadar kepandaian merangkai kata, melainkan kemampuan mengeksekusi gagasan besar demi kemaslahatan publik.

“Lanskap kepemimpinan kontemporer menuntut adanya ketajaman berpikir dan kekuatan karakter dari generasi muda. Pemuda Karang Intan harus berani tampil di depan membawa narasi yang substansial dan menjadi solusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Ali Syahbana memotivasi.

Pesan inspiratif tersebut berbalas gayung. Untaian pemikiran yang disampaikan Ali Syahbana, disambut dengan komitmen dan energi positif yang luar biasa dari Pemuda Karang Intan Bersatu.

Menyadari besarnya potensi daerah yang mereka miliki, para pemuda menyatukan tekad dan menggaungkan jargon “Bersama Kita Hebat”, sebagai wujud kesiapan mereka untuk bergerak maju meningkatkan kapasitas diri.

Agenda penguatan mental dan intelektual, yang juga dihadiri serta diapresiasi oleh perwakilan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata serta Kepala Desa Kiram ini, ditutup dengan sesi dialog mendalam, meninggalkan pesan kuat bahwa masa depan Kabupaten Banjar berada di tangan pemuda yang visioner dan berkarakter.

(Tul/Ahmad M)