Kebakaran Dini Hari Gegerkan Warga Kelayan B, Dua Rumah dan Bedakan Terbakar

Kondisi bangunan milik warga usai hangus dilahap api, Sabtu (8/8) dini hari. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk Kota Banjarmasin. Kali ini, api melanda permukiman di Jalan Kelayan B Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Kobaran api yang muncul saat sebagian besar warga tengah terlelap itu, sontak membuat suasana di kawasan tersebut panik. Warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang berharga yang masih bisa dibawa keluar rumah.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya dua rumah, satu bangunan bedakan tiga pintu, serta sejumlah toko sembako ikut terdampak kobaran api.

Salah seorang warga yang menjadi korban, Syaifudin, mengaku awalnya sedang tertidur bersama keluarganya. Ia kemudian terbangun setelah mendengar teriakan warga dari luar rumah, yang memberitahukan adanya kebakaran.

“Saat saya keluar, saya lihat api sudah berkobar hebat dari rumah bedakan yang ada di sebelah rumah saya,” ujar Syaifudin.

Menyadari api semakin membesar, ia langsung membangunkan keluarganya dan meminta segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.

Menurut Syaifudin, kondisi bangunan yang berdempetan dan sebagian besar berbahan kayu, membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Saya bersama keluarga langsung keluar rumah, cuma sempat menyelamatkan dompet dan KTP,” ungkapnya.

Hampir seluruh barang miliknya tidak sempat diselamatkan. Untuk sementara, Syaifudin bersama keluarganya memilih mengungsi ke rumah kerabat.

“Selain itu habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan lagi,” tambahnya.

Syaifudin menyebut, api diduga pertama kali muncul dari bangunan bedakan yang saat itu tidak berpenghuni.

“Penghuni bedakannya ini biasanya menjelang pagi baru datang ke bedakannya itu, jadi saat kejadian dalam keadaan kosong,” bebernya.

Ia juga mengaku tidak mendengar suara ledakan maupun letupan sebelum api membesar.

“Api tiba-tiba sudah besar saja,” pungkas Syaifudin.

Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah bangunan dan harta benda warga mengalami kerusakan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materi masih belum diketahui.

Pendataan terhadap warga terdampak masih dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, sementara kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab munculnya kobaran api.

(Api/Ahmad M)