JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bergerak cepat membantu warga terdampak kebakaran di Desa Selaselilau, Kecamatan Karang Bintang.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan berupa sembako, selimut, dan sejumlah kebutuhan dasar disalurkan kepada korban pada Rabu (19/8/2026), sehari setelah musibah terjadi.
Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Batu Kemudi, RT 01/RW 01, Desa Selaselilau, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran gas.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Sejumlah barang di dalam rumah ikut terbakar, termasuk sekitar 12 salon berukuran besar, dokumen berharga, barang elektronik, hingga kendaraan yang mengalami kerusakan berat.
Kepala Desa Selaselilau, Mawar, mengatakan dirinya saat kejadian berada di rumah bersama ibunya. Sebelumnya, aktivitasnya cukup padat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di desa.
“Saya sempat tidur siang karena beberapa hari ini ada kegiatan 17 Agustus di desa. Paginya masih sempat ke kantor, kemudian siang pulang dan tidur. Begitu bangun, api sudah besar dari arah dapur. Saya langsung membawa ibu keluar. Barang yang sempat diselamatkan cuma HP dan tablet,” ujar Mawar.
Mawar menyampaikan apresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan pemerintah daerah bersama berbagai pihak setelah musibah tersebut.
“Terima kasih kepada BPBD dan Dinas Sosial yang sudah membantu kami. Terima kasih juga kepada semua pihak yang sudah datang membantu, baik memberikan sembako maupun tenaga. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari respons Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah sekaligus meringankan beban korban pascakebakaran.
Pemkab Tanah Bumbu melalui BPBD dan instansi terkait terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami musibah, sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah warga.
(Adv/Mc Tanbu)













