Masterplan Pantai Angsana Baru, Dislautkan Kalsel dorong Pengembangan Kawasan Pesisir Berkelanjutan

Foto Bersama Sekretaris Dislautkan, Nadiyah dengan Peserta Penyusunan Laporan Akhir Masterplan Pengembangan Pantai Angsana Baru, di Aula Dislautkan Kalsel. (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan penyusunan laporan akhir Masterplan Pengembangan Pantai Angsana Baru yang berada di kawasan konservasi perairan Kalimantan Selatan.

Penyusunan Masterplan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalsel melalui Dislautkan untuk menghadirkan perencanaan pengembangan kawasan pesisir yang terarah, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan prinsip konservasi.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel H. Muhidin agar pengembangan kawasan pesisir mampu mengoptimalkan potensi daerah, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.

Kepala Dislautkan Kalsel Rusdi Hartono melalui Sekretaris Dislautkan Kalsel, Nadiyah, mengatakan penyusunan Masterplan menjadi langkah penting dalam menyiapkan arah pengembangan Pantai Angsana Baru secara terpadu.

“Melalui penyusunan Masterplan ini, Pantai Angsana Baru diharapkan dapat dikembangkan secara optimal sebagai kawasan yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi,” ujar Nadiyah.

Menurutnya, pengembangan kawasan tetap harus memperhatikan fungsi konservasi agar potensi pesisir dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Konservasi terjaga, potensi berkembang, masyarakat sejahtera. Bersama menjaga pesisir dan laut Kalimantan Selatan untuk masa kini dan generasi mendatang,” katanya.

Penyusunan Masterplan ini diharapkan menjadi pijakan dalam pengembangan Pantai Angsana Baru yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang, sesuai arah pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan.

(Sumber: Dislautkan Kalsel)