Banjar  

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, RAKAT Gelar Pelatihan Water Rescue

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, RAKAT Gelar Pelatihan Water Rescue. (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM,BANJAR – Menghadapi karakteristik wilayah yang didominasi aliran sungai dan perairan, kesiapsiagaan dalam operasi penyelamatan menjadi hal penting bagi relawan kebencanaan. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, Relawan Aksi Karang Intan Aranio Tanggap (RAKAT) menggelar pelatihan water rescue di kawasan Desa Sungai Landas dan Desa Sungai Alang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Basarnas Banjarmasin yang memberikan materi sekaligus praktik langsung terkait teknik penyelamatan korban tenggelam, keterampilan bertahan hidup di air, serta penerapan prosedur operasional standar (standard operating procedure/SOP) keselamatan dalam operasi pertolongan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Buser 690, Camat Karang Intan, serta sejumlah kepala desa setempat.

Pelatihan juga melibatkan relawan gabungan dari Emmirate 525 Martapura, Borneo Rescue, dan BPKP Sedap Martapura. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarorganisasi relawan dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan.

Ketua Umum RAKAT, Ali Syahbana mengatakan, penanganan kondisi darurat di perairan membutuhkan keterampilan teknis, keberanian, serta penerapan standar keselamatan yang memadai.

“Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ikhtiar nyata untuk menyamakan standar serta memperkuat koordinasi. Karakteristik wilayah kita menjadikan kesiapan pertolongan di air sebagai keharusan. Kami mengapresiasi Basarnas, BPBD Banjar, Buser 690, dan seluruh relawan gabungan, karena kekuatan utama kita ada pada kesiapan dan kekompakan,” ujar Ali, usai kegiatan, Jum’at (6/11/26).

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan pemerintah kecamatan dan aparatur desa yang hadir. Mereka mengapresiasi inisiatif RAKAT bersama seluruh relawan dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan penyelamatan demi menjaga keselamatan masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan rawan bencana perairan.

Pelatihan berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ditutup dengan simulasi evakuasi korban di aliran sungai sebagai bentuk pengujian terhadap pemahaman dan keterampilan teknis yang telah diperoleh peserta selama pelatihan.

(Ang)