Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha Minta Pelunasan ONH Tak Beratkan Calon Jemaah Haji

H. Syaifullah Tamliha (Dok)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia asal Kalimantan Selatan H. Syaifullah Tamliha, berharap pelunasan ongkos naik haji tidak memberatkan calon jemaah haji.

Hal ini juga didukung Anggota DPR RI lainnya, yang tergabung dalam Panitia Kerja Komisi VIII.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Selain itu, ia menginginkam ONH ditetapkan lebih awal, setidaknya 5 bulan sebelum keberangkatan pada Mei nanti.

“Ini untuk memberi ruang bagi calon jamaah haji agar bisa mencicil uang pelunasan, hingga tidak terburu-buru seperti tahun sebelumnya,” ungkap Saifullah melalui WhatsApp, Kamis (23/11/2023).

Politikus senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga mengatakan, masalah biaya penyelenggaran ibadah haji tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi dibahas secara maraton antara Panja Komisi VIII DPR RI dengan pemerintah kemarin malam (Rabu malam, red), dan sudah hampir final, yang dari semula diusulkan pemerintah (Menteri Agama) Rp105 juta menjadi Rp93,4 juta.

“Sedangkan kepastian berapa biaya pelunasan ONH yang harus dilunasi oleh calon jamaah haji akan dibahas antara DPR dengan Badan Pengelola Keuangan Haji pada Senin mendatang,” tambahnya.

Pada rapat itu akan membahas berapa besaran ’subsidi’ nilai manfaat yang diberikan kepada calon jamaah haji.

Pemerintah telah mengusulkan sebanyak 70% ditanggung jemaah dan 30% dari nilai manfaat.

“Kami dari Fraksi PPP berharap agar yang dibayar oleh calon jamaah haji sama seperti tahun lalu, yaitu sebesar 55% atau Rp50 juta atau maksimal 60%, yaitu sekitar Rp55 juta pada tahun 2024 ini, sehingga tidak terlalu memberatkan calon jemaah haji utk melunasi ONH,” jelas Syaifullah.

Dikatakannya juga, adanya kenaikan ONH dari tahun lalu, yaitu dari Rp90 juta menjadi Rp93,4 juta disebabkan berbagai faktor, terutama kenaikan asumsi kurs Dolar Amerika Amerika (USD) dari tahun lalu Rp15.150,00/USD menjadi Rp15.600,00/USD.

“Selain itu, juga ada penambahan jumlah makan dari dua kali menjadi tiga kali sehari. Maksudnya agar calon jemaah haji mendapatkan kalori yang cukup untuk beribadah, apalagi diperkirakan cuaca musim haji nanti berkisar antara 47 sampai 52 derajat celsius,” pungkasnya.

[feed_them_social cpt_id=57496]