JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Balangan terus memperkuat kualitas tenaga pengajar Al-Qur’an melalui pelatihan bagi ustadz dan ustadzah.
Kegiatan yang digelar di salah satu masjid di Kecamatan Lampihong, Sabtu (1/8/2026), diikuti sekitar 100 peserta dari seluruh wilayah kecamatan tersebut.
Pelatihan difokuskan pada penerapan metode Iqro sebagai salah satu pendekatan pembelajaran membaca Al-Qur’an yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) maupun lembaga pendidikan keagamaan lainnya.
Ketua BKPRMI Kabupaten Balangan, H. Husin mengatakan, metode Iqro dipilih karena telah banyak diterapkan dalam pembelajaran Al-Qur’an dan dinilai efektif membantu santri memahami bacaan secara bertahap.
“Pelatihan ustadz dan ustadzah se-Kecamatan Lampihong menggunakan metode Iqro,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 100 ustadz dan ustadzah mengikuti pelatihan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para pengajar Al-Qur’an di Kabupaten Balangan.
Menurut H. Husin, peningkatan kompetensi tenaga pengajar perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pembelajaran Al-Qur’an terus meningkat dan para santri lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
“Kemampuan dalam mengajarkan Al-Qur’an di Kabupaten Balangan harus terus ditingkatkan agar santri semakin mudah memahaminya,” katanya.
Melalui pelatihan ini, BKPRMI Balangan berharap para ustadz dan ustadzah dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih efektif, sehingga mampu mencetak generasi muda yang semakin baik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
(Fzn/Ang)













