BLK-K Ponpes Syaichona Abdul Aziz Ajak Para Santri dan Masyarakat Melek Teknologi

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN -_* Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Abdul Aziz melalui Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K), melaksanakan pelatihan kejuruan teknik informatika kepada para santri dan masyarakat di sekitar lingkungan Ponpes, di Jalan Ais Nasution Gang Binjai RT 01 Kelurahan Gandang Banjarmasin Tengah, Kamis (14/10/2021).

Pimpinan BLK-K Ponpes Syaichona Abdul Aziz Aryadi, S.T., M.Kom. mengatakan, pelatihan ini terselenggara berkat adanya dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia, untuk memberikan tempat dan fasilitas yang memadai.

“Alhamdulillah, terima kasih sekali kepada Kemnaker RI yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik, dan sangat bermanfaat bagi para santri serta masyarakat sekitar,” ujarnya kepada jurnalkalimantan.com di sela kegiatan.

Menurut Aryadi, saat ini para santri sudah bisa mempelajari teknologi, selain fokus dalam pendidikan agama.

“Jadi bisa sinkron dengan teknologi, karena teknologi sangat penting untuk menunjang masa depan Ponpes maupun santri itu sendiri,” kata Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Indonesia Banjarmasin tersebut.

Pelatihan gratis untuk angkatan pertama ini dilaksanakan selama 1 bulan, dari Senin sampai Jumat di setiap pekannya.

“Peserta tidak diperkenankan membawa apa pun, karena kelengkapan pelatihan berupa modul, baju, dan lainnya, termasuk makanan ringan, sudah difasilitasi,” jelas Aryadi.

Dirinya berpesan kepada para peserta agar bisa menggunakan kesempatan langka ini sebaik mungkin.

“Semoga di tahun 2022 mendatang kita bisa menambah kuota peserta pelatihan, sehingga pengetahuan teknologi informatika bisa berkembang di Kota Banjarmasin,” harapnya.

Sementara itu, Abdul Rosid, S.Pd.I., instruktur pada pelatihan ini menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih para santri dan masyarakat sekitar agar melek teknologi.

“Nantinya bisa memanfaatkan teknologi, supaya dapat bersaing di masa revolusi industri 4.0,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, ia berharap para santri dan masyarakat sekitar bisa menciptakan lapangan kerja sendiri, baik bergerak di bidang UMKM dan lainnya, dengan memanfaatkan ilmu yang sudah didapat.

[feed_them_social cpt_id=57496]