JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Tim boccia Indonesia mencatat prestasi bersejarah pada World Boccia Championship 2026 di Seoul, Korea Selatan. Tampil untuk pertama kalinya di ajang kejuaraan dunia, Indonesia langsung menunjukkan dominasi dengan meraih tiga medali emas dan satu perak, sekaligus menjadi negara dengan koleksi emas terbanyak di turnamen tersebut.
Tiga emas Indonesia dipersembahkan oleh Handayani pada nomor BC1 putri, Muhammad Afrizal Syafa di BC1 putra, serta tim campuran BC1/BC2 yang diperkuat Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara itu, Felix Ardi Yudha turut menyumbang medali perak dari nomor BC2 putra.
Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, mengatakan capaian tersebut sudah sesuai dengan proyeksi tim pelatih. Menurutnya, para atlet mampu tampil konsisten, menjaga kepercayaan diri, serta menjalankan strategi dengan baik sepanjang kejuaraan berlangsung.
“Raihan medali di setiap kelas sebenarnya sudah kita prediksi, termasuk juga dengan lawan-lawannya. Kita bisa pegang di kelas BC1 putra dan putri, serta BC2 putra di kategori tim. Ini hasil yang sesuai prediksi,” kata Islah, belum lama tadi, dikutip dari kemenpora.go.id.
Ia menambahkan, hasil di Seoul ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi modal penting dalam perjalanan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Poin yang diraih dari kejuaraan dunia ini dinilai sangat krusial dalam sistem peringkat internasional.
Usai sukses di Korea Selatan, tim boccia Indonesia langsung mengalihkan fokus ke Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang akan digelar pada 18–24 Oktober 2026. Waktu persiapan sekitar satu bulan akan dimaksimalkan untuk evaluasi teknis, peningkatan mental bertanding, serta pematangan strategi menghadapi lawan-lawan kuat seperti Thailand, Hong Kong, dan Jepang.
Sejumlah atlet juga menyampaikan evaluasi pribadi, termasuk peningkatan pada aspek teknik dan pengambilan keputusan cepat di lapangan. Meski begitu, seluruh tim tetap optimistis dapat menjaga momentum dan kembali meraih hasil terbaik di ajang berikutnya. (Viz)













