Bupati Tanbu Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

Bupati tanbu siaga banjir
Bupati Tanbu, Sudian Noor saat diwawancarai sejumlah awak media.(Foto: Daniel Setiawan)

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Sudian Noor, menetapkan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang, hingga situasi mereda.

Kebijakan ini menyusul naiknya status Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dari Siaga Darurat Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana, berdasarkan surat Gubernur Sahbirin Noor nomor: 360/038/BPBD/2021.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanbu, menetapkan, bahwa Tanbu ditetapkan sebagai siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang,” tegas Sudian Noor berdasarkan isi surat terbit pada 16 Januari 2021.

Surat ini dengan cepat menyebar di media sosial, tak terkecuali di grup whatsapp.

Saat dikonfirmasi, Penjabat Sekretaris Daerah Tanbu, H. Ambo Sakka, membenarkan terkait adanya penerbitan surat tersebut.

Ia menjelaskan, dalam menghadapi siaga darurat bencana ini, pihaknya sudah sangat siap, seperti dari infrastruktur, sarana, pendanaan, hingga personelnya.

“Bahkan satuan kerja perangkat daerah terkait, dan seluruh camat, sudah diinstruksikan untuk siaga dan mengkoordinasikan setiap perkembangan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, tidak hanya menyiagakan personel teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihaknya juga akan menerjunkan Tim Taruna Siaga Bencana dari Dinas Sosial, tim pemadam kebakaran dan relawan, untuk mendukung penanggulangan bencana.

“Dari Dinsos (Tagana), tim damkar dan relawan, siap backup,” terangnya.

Baca Juga :

Sementara untuk anggaran penanggulangan hingga pascabencana, Pemkab Tanbu sudah mengalokasikan dana yang cukup selama 2021.

“Tapi kita berharap, sepanjang tahun ini tak ada bencana alam yang melanda di Tanbu. Meski demikian, kita akan selalu siaga dan menyiapkan segala kebutuhannya,” tuturnya.

Saat ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab, Pemkab Tanbu sudah menerjunkan tim rescue membantu kabupaten tetangga yang tertimpa bencana.

Bantuan tersebut diharapkannya bisa meringankan pemerintah daerah setempat, dalam memberikan kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.

“Tim rescue BPBD dan dapur umum dari Dinsos Tanbu sudah beberapa hari di Tanah Laut,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam surat pernyataan Bupati Tanbu Nomor: 360/046/BPBD/2021, turut disebutkan dalam 3 hari ke depan, dari 15-18 Januari 2021, Kalsel akan dilanda cuaca ekstrem, berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Sedangkan hasil pemantauan dari BPBD Tanbu, di lapangan telah terjadi adanya kenaikan debit air.

Editor : Ahmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]