Dibantu BRIN, PTDM ULM Serahkan 4 Kompor Briket ke Kampung Ketupat

Ketua PTDM ULM Dr. Irwansyah
Keterangan foto: Ketua PTDM ULM Dr. Irwansyah, S.Sos., M.Si. (jas kuning) menunjukkan hasil alih teknologi ke Anggota DPR RI Hasnuryadi Sulaiman

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Tim Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) Universitas Lambung Mangkurat, kembali menunjukkan komitmennya berinovasi, yang kali ini membuat 4 kompor briket serbuk kayu gergaji.

Penyerahan alat ini ke masyarakat disaksikan langsung Anggota Komisi VII DPR RI asal Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, di Masjid Jami Al-Misbah, kawasan Sungai Baru Banjarmasin, Jumat (08/10/21).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Ia pun menyaksikan 3 alat yang dipamerkan di halaman rumah warga, mulai dari penggiling serbuk gergaji, pembuatan briketnya, pengering, hingga kompornya.

Semuanya bernilai sekitar Rp85 juta, yang didapat dari bantuan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

“Terima kasih untuk BRIN, yang telah mendukung Komisi VII dalam mendorong anak-anak bangsa berkarya alih teknologi. Mudah-mudahan banyak lagi pemuda kita yang berinovasi, terutama dalam masa pandemi ini, guna ikut menggerakkan percepatan pertumbuhan ekonomi melalui UMKM,” harap Hasnuryadi saat diwawancarai para awak media.

Ya, bantuan bahan bakar alternatif ini sangat disyukuri masyarakat Kampung Ketupat di Sungai Baru, karena ternyata bisa menghemat biaya produksi hingga hampir 50%, apabila dibandingkan menggunakan gas.

“Kalau satu kali memasak itu memerlukan Rp30rb. Dengan briket serbuk kayu gergaji, bisa dikurangi hampir 50%. Di masa pandemi tentunya hal ini sangat membantu masyarakat dengan adanya alih teknologi tersebut. Sebagai alternatif lah untuk memasak ketupat,” urai Dr. Irwansyah, S.Sos., M.Si., Ketua PTDM ULM usai kegiatan.

Ia pun mengakui, aksi nyata ini juga sebagai salah satu sumbangsihnya terhadap tempat kelahirannya, sehingga usaha masyarakat bisa terus berjalan di tengah tantangan Covid-19.

[feed_them_social cpt_id=57496]