JURNALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan roadshow Festival Literasi Harati 2026 oleh Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut digelar di Gedung Perpustakaan Daerah Pulang Pisau. Festival ini merupakan inisiatif Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Dispursip Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi menjelaskan, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, serta memanfaatkan informasi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
“Literasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting di era sekarang. Tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana seseorang mampu memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui Festival Literasi Harati 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Festival ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong minat baca serta memperkuat budaya literasi, khususnya di kalangan generasi muda di Kabupaten Pulang Pisau.
“Melalui kegiatan roadshow ini, diharapkan hadir berbagai program edukatif, inspiratif, dan interaktif yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi di era digital, sekaligus mendukung visi dan misi Bupati Pulang Pisau,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pegiat literasi, dan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menggerakkan semangat literasi di daerah, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan sumber informasi bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Ded/Ang)














