Gubernur Kalsel Dukung Peningkatan Keanekaragaman Hayati

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor,Paman birin,wapres ri,Ma'aruf amin,
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat berada di istana wakil presiden RI

Selanjutnya Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko menuturkan, IBSAP bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan berkelanjutan, memperkuat tata kelola keanekaragaman hayati melalui pengayaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan finansial, penguatan regulasi dan penegakan hukum.

“Optimalisasi pengelolaan keanekaragaman hayati memerlukan komitmen berkelanjutan dari berbagai pihak, melalui konsistensi dan sinergitas program. BRIN telah menghasilkan data yang mendukung integrasi keanekaragaman hayati dalam kebijakan nasional,” katanya.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kemudian Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mendukung IBSAP dalam peningkatan keanekaragaman hayati.

”Kami sangat mendukung kegiatan tersebut dengan telah melakukan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Kebun Raya yang berperan sebagai habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna serta menjaga keseimbangan ekosistem,” ucapnya.

Paman Birin menambahkan, dengan kekayaan flora dan faunanya di Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam pelestarian keanekaragaman hayati dengan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam sebagai pengelola kawasan pelestarian alam serta dengan program revolusi hijau.

“Maka dari itu, dengan program revolusi hijau, tanam-tanam dan pengelolaan RTH serta Kebun Raya bisa menjadikan keanekaragaman hayati yang ada dapat menjadikan lingkungan lestari dan lebih asri,”pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Paman Birin juga menerima buku dokumen IBSAP 2025-2045 yang diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa.(Ian/end/adpim)

[feed_them_social cpt_id=57496]