Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Kawasan Siring Pasar Terapung Ditemukan, Begini Kata Temannya

Proses evakuasi jasad korban usai ditemukan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah sempat tenggelam dan tidak ditemukan lebih dari 15 jam, akhirnya bocah yang tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Siring Pasar Terapung Banjarmasin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Jumat (20/10) pagi.

Menurut relawan Water Rescue Alalak Selatan, Reza, di lokasi kejadian, bocah berinisial H (8) tersebut ditemukan kurang lebih sekira pukul 09.45 Wita.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Bocah itu ditemukan sekitar 20 meter dari titik 0 tempat ia diduga tenggelam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Reza menuturkan, sebelumnya pihaknya sempat melakukan penyelaman kurang lebih selama 30 menit, namun tidak membuahkan hasil.

Kemudian, jasad bocah itu perlahan muncul ke permukaan air, yang akhirnya terlihat oleh seseorang yang ada di lokasi kejadian.

“Bocah itu ditemukan dengan posisi terapung di tempat tambat perahu atau kelotok, dengan kondisi sudah tak bernyawa,” tambahnya.

Selanjutnya, pihak warga serta keluarga korban pun mulai berdatangan, dan jasad langsung dibawa ke rumah duka.

Anak ini diduga tenggelam di Sungai Martapura, sejak Kamis (19/10) malam.

Ia adalah warga Jalan A.E.S. Nasution Gang Musyawarah Kelurahan Kampung Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Menurut penuturan teman korban, Sufi, dirinya bersama dengan H, dan juga temannya yang lain mandi di dermaga Pasar Terapung sekira pukul 15.00 Wita.

“Sudah kami ajak untuk berhenti, namun si H ini menolak, dengan alasan mau terjun sekali lagi,” kata Sufi.

“Saat itu datanglah anak-anak lainnya lagi yang dari Gang Binjai (gang yang ada di sebelah Gang Musyawarah), lalu korban ini lanjut mandi bersama anak-anak itu, dan tidak tahu lagi,” lanjutnya.

Setelah selesai menonton lomba dayung, ucap Sufi, dirinya bersama teman-temannya yang lain kembali ke dermaga Pasar Terapung untuk mengambil baju.

“Sekitar pukul setengah 6 itu, saat itu baju korban masih ada di sana, namun H ini tidak ada di sana. Anak-anak yang dari Gang Binjai itu juga sudah tidak ada lagi dan kami pun pulang,” pungkansya.

Sekira pukul 18.00 Wita, barulah disadari kalau si H ini tidak diketahui keberadaannya.

(Adt)

[feed_them_social cpt_id=57496]