Ketua FIDN Kalsel: Harus Cermat Menyikapi Pernyataan Edy Mulyadi

Ketua FIDN Kalsel
Ketua FIDN Kalsel, Bujino A.Salan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Sehubungan dengan beredarnya video pernyataan Politikus Edy Mulyadi yang viral di media sosial, turut mendapat reaksi dari Ketua Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) Kalimantan Selatan (Kalsel) Bujino A. Salan.

“Pertama, kita mengecam keras pernyataan Edy Mulyadi yang menyamakan masyarakat Kalimantan sama dengan binatang atau mahluk halus,” ungkapnya.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Namun pengacara kondang di Banjarmasin ini tetap berupaya cermat, dengan mencoba melihat konteks timbulnya pernyataan terdebut.

“Yang kedua, Apakah pernyataan itu memang keluar dari keinginannya secara pribadi, atas kekecewaan pindahnya Ibu Kota Negara, atau memang dalam tanda kutip ada tokoh-tokoh lain di balik itu, sehingga dia dijadikan tameng,” katanya, saat ditemui di Kantor Advokatnya, di Kawasan Jahri Saleh Banjarmasin, Senin (24/01/2022).

Kemudian yang ketiga, lanjut Bujino, pernyataan tersebut bisa diproses secara hukum.

“Artinya kita mengimbau seluruh kelompok atau organisasi Dayak, bahkan Putra Dayak khususnya Kalimantan yang merasa keberatan dengan pernyataan tersebut, silakan lapor polisi di wilayah hukumnya masing-masing,” bebernya.

Bujino juga mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi permasalahan ini, agar tidak mudah terprovokasi.

“Apabila masyarakat Kalimantan jadi chaos, proses perpindahan IKN dari Jakarta ke Kalimantan akan terhambat nantinya,” katanya.

“Karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin menggagalkan perpindahan IKN ke Kalimantan,” sambungnya.

Untuk itu, Bujino mengharapkan semuanya bisa cerdas dan cermat dalam melihat persoalan ini.

“Kita harus bangga bahwa Kalimantan dipilih menjadi IKN, namun yang harus diingat, bagaimana caranya kita mengisi kekosongan SDM, dan buktikan kita mampu berbuat serta membangun,” tandasnya.

(Saprian)

[feed_them_social cpt_id=57496]