JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan. Kali ini, Tim Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) menggelar penyuluhan karhutla di Aula Kecamatan Banjarmasin Utara, Jalan HKSN, Kelurahan Alalak Utara, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Banjarmasin Utara Norrahmawati, Danramil 1007-04/Banjarmasin Utara Mayor Inf Hendra, beserta jajaran, seluruh lurah, perwakilan RT, Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Kecamatan Banjarmasin Utara, serta Babinsa Kelurahan Alalak Utara Peltu Noor Ifansyah.
Penyuluhan dipimpin Mayor Czi Muhammad Al Faroqi bersama tim, dengan materi disampaikan Mayor Inf Handarwoko O.N.
Dalam pemaparannya, tim Pasis Dikreg LXVIII Seskoad menekankan pentingnya deteksi dini dan pencegahan karhutla, termasuk menghindari praktik pembakaran lahan secara sembarangan.
Selain itu, masyarakat dan BPK didorong untuk berperan aktif dalam mengantisipasi potensi kebakaran. Keduanya dinilai memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, Kodim 1007/Banjarmasin, pemerintah kecamatan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat.

Peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan bersama menjadi langkah penting untuk mencegah karhutla sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan sehat di wilayah Kota Banjarmasin.
(Rilis/Ang)













