Dorong ASN Gemar Membaca, Dispersip Kalsel Jemput Bola ke Lokasi Orientasi PPPK

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin bersama Kepala Dispersip dan jajaran terkait saat melihat langsung layanan Pusling. (Foto: ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperluas upaya penguatan budaya literasi dengan menyasar kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyatakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghadirkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling (Pusling), untuk melayani peserta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan I hingga X di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.

Kegiatan orientasi tersebut diikuti 400 PPPK yang terbagi dalam 10 angkatan, dengan masing-masing angkatan berjumlah 40 orang. Pelaksanaannya berlangsung di Kampus I dan II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel, mulai 28 Oktober hingga 25 November 2026.

Kehadiran Pusling menjadi bagian dari strategi Dispersip Kalsel untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus meningkatkan indeks literasi.

Melalui layanan tersebut, para peserta orientasi dapat memanfaatkan koleksi buku berkualitas untuk menambah wawasan dan pengetahuan di sela-sela kegiatan pembekalan.

Upaya ini juga menjadi dorongan agar peningkatan kompetensi ASN tidak hanya bergantung pada pendidikan dan pelatihan formal, tetapi turut didukung kebiasaan membaca serta pemanfaatan sumber pengetahuan yang tepercaya.

Penguatan literasi ASN tersebut juga diperkuat melalui sinergi Dispersip Kalsel dengan BPSDMD Provinsi Kalsel yang ditandai penandatanganan kerja sama di Aula Kampus II BPSDMD, Rabu (28/10/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, turut menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut. Ia juga meninjau langsung layanan perpustakaan keliling yang disediakan bagi peserta orientasi.

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan penguatan budaya membaca perlu dilakukan dengan memperluas kemudahan akses terhadap bahan bacaan, termasuk melalui layanan digital.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya ASN, memanfaatkan aplikasi i-Kalsel yang menyediakan lebih dari 2.000 koleksi buku digital.

Aplikasi tersebut dapat diakses secara gratis melalui App Store maupun Play Store sehingga masyarakat dapat membaca berbagai bahan pustaka tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.

“i-Kalsel ini untuk seluruh masyarakat yang memerlukan bahan bacaan digital dan tepercaya. Layanannya gratis, tidak dipungut biaya, dan bisa diakses melalui App Store maupun Play Store,” pungkasnya.

(Adv/Ang)