PWNU Kalsel Himbau Tadarus Al Qur’an Tidak Libatkan Calon Gubernur

tadarus alqur;an calon gubernur
Ilustrasi

Penulis
Nasrullah,AR.SP.d.I.SH MH
Plt Ketua PWNU Kalsel

Menyikapi adanya kegiatan MTQ atau tadarus Al Qur’an yang menghadirkan kedua calon gubernur dan mengenalkan masyarakat di kabupaten Banjar dimasjid Al karomah Martapura, maka kami dari PWNU Kalsel menyatakan sikap

Advertisement
  1. Agar jangan memperlombakan Al Qur’an dengan melibatkan calon gubernur sehingga terkesan mempolitisasi Al Qur’an pada ranah politik.

2.Memperlombakan Al Qur’an dengan ada muatan politik justru menimbulkan perpecahan bahkan bisa memunculkan saling ejek setelah perlombaan dilaksanakan baik itu di masyarakat maupun di media sosial

3.Meminta agar acara menghadirkan calon gubernur dibatalkan karna justru mengurangi nilai kekhusukan acara tadarus Al Qur’an, menurut hemat kami jauh lebih baik jika tadarusan tersebut hanya melibatkan ulama, santri dan masyarakat saja.

4. Kami meminta agar para ulama kembali kepada fungsi ulama yaitu membina umat, sehingga terhindar atau bahkan terjebak kepada politik praktis.

5.Ulama kami harapkan memberi kesejukan, terlebih ketika Suasana Konflik. Jangan sampai justru hanyut kepada ranah permainan politik. Karena sejatinya ulama mempunyai kekuatan moral untuk memberikan siraman kedamaian.

Nasrullah
Penulis juga Sekretaris Umum MUI Provinsi Kalsel



Isi Tulisan sepenuhnya tanggung jawab pengirim

Advertisement